Diskusi AAS di Univ. Andalas-Padang

16 09 2009

Sabtu, 14 Maret 2009
09.30-12.30
Aula Kampus 2 Universitas Andalas Padang

Diskusi AAS di Universitas Andalas dikemas dalam judul Seminar Nasional. Tidak apa. Apa pun judul dan kemasannya yang penting isinya sama membahas dan mensosialisasi AAS. 800 ayat kauniyah yang tidak lagi boleh diabaikan! Acara ini diselenggarakan oleh Forum Studi Islam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unand. Seperti halnya kegiatan serupa di PT lain, setiap kali yang nyelenggarakan mahasiswa, Gus Pur hampir selalu mengalami peristiwa unik. Kali ini, peristiwa unik tersebut adalah Gus Pur dari bandara diantar ke hotel jam 23 kemudian ditinggalkan dalam keadaan belum makan malam. Jelas, lapar deh.
Acara yang diselenggarakan di aula kampus lama dihadiri sekitar 125 mahasiswa-mahasiswi dan ¾ nya adalah mahasiswi. Acara diawali dengan pembacaan kitab suci al-Qur’an, sambutan ketua panitia dan dibuka oleh Pembantu Rektor Bidang III, Dr Badrul. Seperti biasa, presentasi berlangsung sekitar satu setengah jam dan disusul oleh tanya jawab.
1. Sdr Syahputra mhs jurusan fisika nanya lebih lanjut tentang neutrino.
2. Mhsi (maaf lupa namanya, tidak tercatat dengan baik) biologi bertanya tentang semut dan cara mengatasi keterbatasan laboratorium.
3. Ade Swastika, jurusan matematika. Tanya tentang teologi fatalistik, transporter dan protes mengapa tidak dibahas ayatt matematika.
4. Fadhil, jurusan fisika. Bagaimana evolusi dari atom sampai jagad raya berkembang. Bagaimana cerita pertemuan 2 laut. Apakah al-Qur’an mengikuti sains.
5. Fauziah, alumni. Bagaimana kandungan QS al-Mulk 33 tentang langit 7 lapis. Bagaimana dengan buku Akhirat tidak Kekal-nya Agus Musthofa.
6. Evi, fisika. Saya tertarik dengan judul buku ini, Ayat-Ayat Semesta, sisii al-Qur’an yang terlupakan. Saya telah membeli 2 bulan lalu dan telah membaca isinya. Saya kagum, di dalam buku ini penulis bisa mengombinasi wahyu, ilmu pengetahuan, filsafat dan sastra menjadi satu kesatuan. Bagaimana bisa jadi seperti itu pak?
7. Najumi (salah ya?), biologi. Bagaimana agar kami mahasiswa ini dapat eksis dan bertahan.
Jawab:
1. Mau skripsi tentang neutrino ya? Neutrino merupakan partikel yang sangat menarik, fermion yang awalnya dianggap tekbermassa tapi kini diketahui bermassa. Akibatnya teori ”baru” dikembangkan tetapi belum tuntas karena ada satu hasil eksperimennya reaktor yang belum dikonfirmasi.
2. Kerjakan apa yang bisa anda kerjakan. Masih banyak masalah yang bisa dikerjakan tanpa laboratorium canggih. Negara kita kan baru mulai, jadi banyak masalahh sederhana yang masih belum disentuh. Saya nulis buku karena pengen punya uang dari ilmu saya. Sebab kalau saya ngajukan proposal penelitian terkait dengan bidang saya, kemungkinan besar (99%) akan ditolak. Saya tahu itu. Saya tidak mau hanya menyalahkan keadaan. Tidak mau frustasi. Saya bisa nulis, sambil tetap ngritik keadaan dan daripada frustasi mending memanfaatkan dan mengembangkan kemampuan menulis. Yang saya tulis masih bagian dari fisika teori. Sekarang saya menjadi akademisi yang bisa keliling ke berbagai universitas seperti ITB, IPB, UGM, UI, Undip, Unair, Unesa, Unand, UIN Malang, UIN Yogya dan beberapa Universitas Muhammadiyah. Biasanya yang keliling kan pejabat, keliling untuk urusan administrasi dan birokrasi. Nah, saya keliling untuk ilmu bukan administrasi. Dan sstttt … Satu lagi, bulan lalu saya baru bisa beli mobil, juga dari buku ini.
3. Di buku saya ada juga pembahasan matematika, memang tidak terlalu banyak. Matematika dan alam nya Pythagoras dan Galileo. Transporten sekarang masih diwujudkan dalam filem, dalam impian. Manusia kan selalu berusaha mewujudkan mimpii-nya. Jadilah perealisir impian. Jadilah pelaku bukan sekedar penonton apalagi penghiba. Ilmu dibangun di atas pondasi kausalitas, ujung lain dari fatalistik.
4. al-Qur’an tidak mengikuti sains tetapi pemahaman orang terhadap al-Quran dapat dipengaruhi oleh sains. Tetapi yang saya bicarakan adalah menjadikan al-Qur’an sebagai sumber inspirasi ilmu pengetahuan. Makanya harus belajar bahasa Arab.
5. kata tujuh bisa berarti banyak, bukan hanya eksak satu hitungan setelah enam atau satu hitungan sebelum delapan. Langit memang berlapiss. Tapi apa itu langit ya? Batas pandang ke atas?
6. alhamdulillah, akhirnya saya temukan juga orang yang benarr menangkap suasana hati dan pikiran saya ketika menyusu buku ini. Saya pernah tergilaa pada filsafat, pernah menjadi penyair, sutradara dan penulis naskah drama, puisi dan cerpen. Saya juga orator yang mengagumi Bung Karno dengan pidatoonya yang membakar. Mungkin tadi bingung melihat saya ketika presentasi apakah sebagai dosen, da’i, pujangga, filsuf atau provokator. Terimakasih.
7. Belajar dan bertindak kritis. Dalam bahasa anak muda, jadilah pemberontak!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: