Bedah Buku di Pusat Studi Al-Qur’an

23 02 2009


Rabu, 11 Pebruari 2009
Jam 10.00-12.30
di Pusat Studi al-Qur’an depan Pascasarjana UIN Ciputat Jakarta

Gus Pur tiba terlambat 15 menit dari jadwal acara. Karena itu, begitu tiba langsung presentasi seperti biasa, semangat dan dipenuhi joke. Peserta sekitar 120 hadirin, dan lebih dari 60 persennya adalah ibuu. Sejak awal sampai selesai acara, Gus Pur berpersepsi bahwa hadirin adalah civitas akademika UIN Ciputat yang terkenal dengan gagasann kontroversialnya. Itu sebabnya, Gus Pur beberapa kali keluarkan statemen panas dengan tujuan memicu perdebatan sengit. Tetapi sayang, waktu ternyata amat terbatas sehingga pembahas Prof Afif Muhammad direktur pascasarjana UIN Bandung yang sekaligus mantan mahasiswa Prof Quraish Shihab hanya mendapat waktu membahas sekitar 15 menit. Selain itu, audiens ternyata adalah anggota majelis taklim PSQ. Begitu usai acara, ibuu segera menyerbu stan buku AAS dan terpaksa banyak yang gigit jari karena tidak kebagian alias kehabisan.


Prof Afif Muhammad sempat menyinggung sebab umat islam mengabaikan sains dan matematika. Menurutnya, orang islam tidak mempelajari matematika karena kelak ketika mati tidak ditanya tentang matematika. Diceritakan lebih lanjut, akibat orang islam mengabaikan sains maka muncul kesulitan di antaranya ketika istri beliau yang cantik mau melahirkan. Beliau tidak menemukan dokter kandungan perempuan muslim, yang ada adalah dokter kandungan lakii dan nonmuslim. Terus terang, aku beliau, dia tidak rela istrinya diobokk oleh (dokter) lakii lain apalagi nonmuslim!!!

1. Apa kriteria ayat kauniyah atau bukan? Apa semua ayat kauniyah sudah tercantum dalam buku AAS? Apakah pencariannya, berdasar terjemah atau tafsir?( Bapak Noersalim Poernomo)

2. Terdapat tren penulisan buku saat ini seperti penulisan AAS, contohnya : Psikologi beragama(Komaruddin Hidayat), Satu tiket ke surga(Zabrina A.Bakar), Berbisnis dengan Allah(Quraish Shihab). Pertanyaan saya adalah siapakah yang menjadi trandsetternya? ( Bapak Noersalim Poernomo)

3. Bagaimana menentukan tanggal satu bulan qamariyah dengan cara mengetahui tanggal 13, 14 dan 15nya? Tanggal satu khan sudah berlalu?( Ibu Tin)

4. Dari dulu kita ingin mengintegrasikan agama dan ilmu tapi sampai saat ini tetap beginii saja. Apa yang terjadi dan mengapa? Fakta menyatakan bahwa Barat maju setelah meninggalkan agama sedangkan muslim justru mengalami kemunduran setelah meninggalkan agama. Bagaimana ini?( Sdr Indra Kurniawan, IMM UIN)



Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: