Bedah AAS di Universitas Muhammadiyah Jember

30 12 2008

Senin, 22 September 2008
Jam 08.00-12.00
Di Cafe and Resto kampus Universitas Muhammadiyah Jember

Setelah uraian hampir satu setengah jam dari penulis AAS, bapak Kasman, M.Fil melakukan pembahasan atas AAS. Sebelum memberi uraian rinci, pak Kasman menjelaskan ada dua kelompok ulama yang menyikapi tafsir al-Qur’an secara ilmiah. Pertama, mereka yang menerima penafsiran secara ilmiah seperti al-Qurthubi dan as-Suyuthi. Kedua, mereka yang menolak seperti asy-Syafi’i dan adz-Dzahabi. Selanjutnya beliau memberi uraian rinci sbb.
Pertama, ta’marbuthoh pada namlun di surat an-naml 18 yang tidak harus
menyatakan tanda feminin. Apakah sajaroh harus diartikan pohon wanita?
Kedua, syarat kebangkitan bukan ilmu melainkan moral. Ketiga, ayat
penciptaan berulangg yakni diciptakan dan dimusnahkan serta diulangi
secara umum ditujukan bagi penciptaan manusia. Keempat, seperti apa
penghayatan seorang profesor Masako Bando dari Jepang sehingga dapat
diklasifikasi pada kelompok mirip-ululalbab. Kelima, sungai bawah tanah
tidak dari makna fil-ardhi seperti dalam fushshilat 4.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: