Bedah AAS di ITS

13 08 2008

Kamis, 10 Juli 2008.
Jam 10.10-13.15
di lantai 2 Perpustakaan Pusat ITS

Acara diawali dengan pembacaan kitab suci al-Qur’an oleh bapak Muslimin, staf perpustakaan yang sekaligus aktivis masjid Manarul Ilmi ITS. Jumlah peserta mulanya hanya beberapa dan mengisi kursii bagian tengah tetapi hampir memenuhi seluruh kursi, lebih dari sembilan puluh mahasiswa, dosen dan umum, di akhir acara. Sebagai pembahas adalah bapak Saifullah, MAg dosen agama ITS. Pembahas mengkritik mengapa istilah Arab AYAT-AYAT disandingkan dengan istilah Sansekerta SEMESTA bukan istilah Arab juga misalnya KAUNIYAH.

Saat itu, salah seorang dosen ITS yang juga hadir Daniel Muhammad Rasyid, PhD mempertanyakan penggunaan istilah TAUHID yang penulis jadikan prinsip dasar dalam sains islam padahal istilah tersebut tidak ada di dalam al-Qur’an. Mengapa tidak merujuk istilah IMAN yang diulangg dalam kitab suci. Ia pun mempertanyakan mengapa sains dijadikan sandaran kebangkitan bukannya pendidikan. Terakhir, beliau menyampaikan wakaf 100 buku AAS dari IKA-ITS dan kemungkinan akan ada lagi sejumlah 100 buku juga.

Banyak pertanyaan dan kritik dari peserta. Kritik itu di antaranya adalah penggunaan terjemah al’Qur’an Depag sebagai rujukan AAS padahal banyak terjemah yang harus dikoreksi. Beberapa pertanyaan yang sempat muncul adalah apa makna keabadian dari sudut ruang dan waktu, mengapa Indonesia ketinggalan dalam iptek, bagaimana peran ilmu laduniy dalam sains.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: