Rehlah ke Dunia Sains Islam Purwanto bersama Ayat-Ayat Semestanya

15 09 2011

Shaharir b.M.Z.
Pusat Dialog Peradaban
Universiti Malaya, Malaysia
riramzain@yahoo.com

Sains Islam dapat disaksikan menerusi beberapa rehlah (musafir dan belajar) menuju ke zaman Tamadun Islam atau taman-taman sains masa kini yang dibina oleh para sarjana yang beroleh kaedah sains baru yang diistilahkan sebagai kaedah sains Islam atau Baca entri selengkapnya »





Disalahkan : TAKDIR SEJARAH MUHAMMADIYAH

30 08 2011

sejak kemarin saya diminta seorang sahabat untuk membaca tulisan Prof Thomas Jamaluddin tentang pandangan beliau atas hisab Muhammadiyah
karena saya di kampung agak jauh dari akses internet maka saya nunggu balik Surabaya
tetapi di KA saya pun juga digempur atas hisab Muhammadiyah

saya coba beri pandangan tentang hisab dan kriteria yang digunakan Muhammadiyah
(tentu ini versi saya pribadi)

1. hisab Muhammadiyah, NU, dan Persis sekarang telah relatif sama yakni sistem ephemeris makanya hasilnya juga sama
Hilal dengan markaz tanjung kodok Lamongan Jatim akan memberi angka sama meski dihitung oleh orang Banda Aceh

2. Perbedaan ada di kriteria, imkanur rukyat dan wujudul hilal
imkanurrukyat adalah jalan tengah hisab dan rukyat dalam arti visibilitas atau batas minimum hilal dapat dilihat
wujudul hilal dalam teori ilmiah sebenarnya merupakan keadaan khusus dari imkanurrukyat yakni NOL derajat
nah, wujudul hilal bukan lagi hilal dapat dilihat tetapi hilal telah eksis meski tidak dapat dilihat
kriteria imkanurrukyat sendiri cukup variatif dan dinamis
dalam arti banyak angka (untuk tingkat internasional) dan terus berubah

karena belum pastinya angka visibilitas ini (yang sekarang 2 derajat) maka Muhammadiyah berfikir ulang tentang angka ini termasuk esensi hisab

dengan hisab orang dapat melakukan lompatan
1. tidak terpaku dengan kriteria rukyat, karena visibilitas adalah keniscayaan rukyat
2. eksistensi hilal dapat diidentifikasi/diketahui meski tidak dapat dilihat
3. kalender dapat dibuat (dengan rukyat kalender hijriyah tidak dapat dilihat)
4. dengan berbagai kriterianya maka kapan awal bulan dapat ditentukan jauh sebelumnya jadi tidak fair dan tidak adil juga kalau di sidang itsbat (2( Agutsus 2011) ada yang meminta agar awal bulan tidak segera diumumkan

jadi jika disebutkan kriteria hisab Muhammadiyah usang, agak berlebihan dan emosional
kalau wujudul hilal tidak dapat dilihat (yang kurang dari 2) memang ya/benar, tetapi sekali lagi Muhammadiyah tidak merasa perlu (sepengetahuan saya sebagai salah seorang tim hisab Muhammadiyah) untuk dapat melihat hilal tetapi memastikan hilal telah wujud/eksis.
di sinilah pokok perbedaannya.

Masalah aktual idhul fitri 1432 Muhammadiyah jatuh 30 Agustus 2011 dan disalahkan sekelompok orang, memang seolah seperti takdir sejarah Muhammadiyah lahir untuk disalahkan.
Perhatikan saja
dulu, di awal abad 20 ketika Muhammadiyah mengadopsi sistem pendidikan umum Muhammadiyah divonis kafir karena meniru caraa Belanda
dulu juga, Muhammadiyah dituduh mendirikan agama baru ketika kyai Ahmad Dahlan meluruskan arah kiblat.
sekarang, Muhammadiyah diklaim karepe dewe karena tidak sama dengan mainstream

Umat harus dididik, segala sesuatu harus dijelaskan apa adanya secara jujur

sidang itsbat sendiri ada masalah
dengan hisab kita tahu bahwa hilal 29 Agustus 2011 antara 1 dan 2 derajat
dengan kriteria imkanur rukyat 2 derajat maka jika ada pengakuan berhasil merukyat maka akan ditolak seperti tadi (Cakung, Jepara)
nah, jika telah jelas ditolak maka mestinya kita tidak perlu melakukan rukyat karena sia2
untuk apa sekian ratus atau bahkan sekian ribu orang berbondongg merukyat tetapi kemudian hasilnya ditolak jika mengaku berhasil merukyat
mereka khan juga mengeluarkan biaya
ini juga perlu dijekaskan kepada umat

karena sudah tahu, kesaksian ditolak, yang berarti 1 syawwal 1432 adalah 31 Agustus 2011
maka mestinya juga tidak perlu sidang itsbat
informasikan jauh sebelumnya
ada berapa puluh orang bersidang, tentu ini memerlukan biaya
kemubaziran juga harus dihindari di dalam Islam
sidang itsbat juga bukan sidang politik

semua harus dijelaskan secara jernih, jujur dan apa adanya

Fastabiqul khairat
Salam

Agus Purwanto
LaFTiFA ITS





AAS ke-72 dalam: ”Seminar Sains Nasional: Menuju Integrasi Sains dan Islam”

6 12 2010

Jurusan Fisika FMIPA
Universitas Lambungmangkurat
Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Sabtu, 20 Nopember 2010
Tempat: Aula Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Banjarbaru

Jam 09.05
Acara dihadiri sekitar 120 peserta, dan diliput TVRI.
Pembukaan dengan Ummul Kitab
Sambutan
1. Ketua Panitia, Bagus Prasetyo
2. Rektor Unlam, Prof.Dr.H. Muhammad Ruslan.
Rektor menyambut baik upaya mahasiswa menyelenggarakan seminar ini terlebih dengan tema integrasi sains dan Islam. Kegiatan ini merupakan bagian dari Kegiatan Program Minat dan Bakat yang sebelumnya hanya semarak di bidang seni dan olahraga. Tema integrasi sains dan Islam harus diangkat, terlebih dengan maraknya bencana saat ini. Semua ini untuk menyadarkan kita bahwa sejak awal kitab suci mengingatkan kita untuk memahami alam dalam kerangka kehendak-Nya.

Manusia harus menjaga hubungan baik dengan
i. Allah, yakni dengan agama
ii. Sesama manusia, yakni dengan akhlak
iii. Alam, yakni dengan ilmu
agar tentram dan terhindar dari bencana. Doa bagai variabel dummy dalam regresi linier, ia harus ada meski tersembunyi. Misal, masalah musim kemarau harus dicarikan solusinya secara ilmiah tetapi kita juga harus berdoa di dalamnya.

Jam 09.30
Seminar dipandu oleh Ahmad Jauhar Fuadi mahasiswa fisika Unlam.2007 Narasumber pertama Bp Iwan Noviani, ST dari Telkom Banjarmasin. Bahas sumber daya insani untuk sains dan teknologi. Beliau tekankan pentingnya upaya masif eskalatif untuk peningkatan sumber daya dan kemampuan dalam sains dan teknologi.

Jam 10.00
Presentasi AAS selesai 11.45

Pertanyaan:
1. mohon diperjelas maksud upaya masif dan eskalasi
2. no science no future, betapa indahnya ungakapan ini bagi kami dari mipa. Tetapi saya yang mau lulus mengapa justru merasa sebaliknya, saya bagai tak punya masa depan. Bagaimana menyikapinya?
3. bagaimana agar nuklir tidak disalah gunakan?
4. ilmuwan itu seharii-nya di lab. Bagaimana agar seperti ilmuwan muslim terdahulu, ilmuwan, sufi, filsuf dan pujangga dalam satu pribadi?
5. bagaimana tafsir surat Yusuf 4, sebelas bintang, matahari dan bulan bersujud kepada nabi Yusuf as.
6. mohon jelaskan bagaimana penciptaan jagat raya dalam 6 masa, sebelum saya beli buku AAS.
7. mohon dijelaskan efek tutup teliga dalam kisah ashabul kahfi.
8. mohon dijelaskan lagi jalan ilmu agak spesifik dan mungkin teknis khususnya untuk para mahasiswa.
9. kok scientist kita scientist muslim kalah dari scientist Eropa. Mengapa dan harus bagaimana?
10. bagaimana proses penciptaan mahkluk hidup awal?
11. Ada orang yang mendekatkan diri pada Tuhan melalui jalan ilmu bukan jalan agama. Bagaimana hal ini?
12. Stephen Hawking berubah pikiran menjadi mengabaikan Tuhan dalam gagasan penciptaan jagat raya. Bagaimana kita menyikapi?
13. bagaimana menjelaskan peristiwa luar biasa seperti mahluk hidup jatuh dari langit?
14. ilmuwan muslim klasik berjaya tetapi sekarang tertinggal jauh. Bagaimana agar eksis (kembali).

Jawaban:
1. dalam jumlah besar dan dipercepat, misalkan pemberian beasiswa bagi mahasiswa FMIPA agar lebih banyak yang mempelajari sains dasar
2. pelajari subyek dengan serius, dan jangan lupa tahajjud, insya Allah posisi anda di masa depan akan kokoh. Dalam lingkup komunitas bangsa, bangsa kita akan terus dalam kebergantungan jika tidak menguasai sains fundamental. Akan mangulang sejarah Arab saudi dan Turki yang mau mengembangkan teknologi tinggi tapi gak punya ilmuwan sendiri dan melibatkan ilmuwan asing dari Rusia. Saudi dan Turki bisa mengembangkan
teknologi tapi hanya sampai kualitas menengah karena ilmuwan Rusia tidak berkenan membantu sampai taraf high level. Jadi umat islam harus berusaha sendiri, merebut bukan minta bantuan atau belas kasihan.
3. nuklir bergantung yang punya
4. amalkan ajarann praktis Islam tanpa banyak berdebat, semisal shalat tahajjud, puasa senin-kamis dan jangan berdusta meski dalam gurauan. Ulama dulu bahkan terus menjaga kesuciannya dengan terus punya wudhu. Mumpung masih muda coba shalat tidak kurang dari 40 rakaat dalam sehari semalam. Semua amal tambahan itu lakukan tanpa menguragi jam belajar tetapi mengurangi jam tidur. Coba berlatih tidur hanya 6 jam sehari semalam, berikutnya 5 atau 4 jam saja.
5. bisa seperti tafsir konvensional bahwa ayah dau saudaraa nabi Yusuf sujud kepadanya, atau menjadi inspirasi untuk kajian benda langit bukan hanya sistem tata surya kita karena disebutkan bintang dan matahari. Ini misi sains islam ke depan
6. sebaiknya anda baca dulu buku AAS lalu kalau ada yang kurang paham silahkan tanya. Di situ sudah ada uraian cukup rinci. Insya Allah lebih rinci lagi di AAS jilid dua
7. maaf, saya juga belum tahu fenomenaa pengawetan seperti mumy dan ”manusia” yang disimpan di dalam es atau salju.
8. Belajar paling efektif untuk subyek eksakta adalah belajar secara motorik, yakni menuliskan rumusan matematis dari konsep yang sedang kita pelajari. Coba upayakan menulis 3 lembar bolak balik dalam sebari, bila sanggup diupayakan menjadi 5 lembar. Ini sesuai dengan pesan Arnold Sommerfeld kepada muridnya Werner Heisenberg,”Just do the exercices deligently then you’ll know what you heve understood and have not”.
Berlatihlah.
9. sejak 10 abad lalu, tepatnya sejak tahafut alfalasifah kita telah menjauhi logika dan filsafat; sedangkan ilmu pengetahuan bertumpu pada logika dan membutuhkan filsafat.
10. maaf, belum tahu
11. tidak apa, banyak jalan menuju Tuhan. Tetapi bahasa nromatif tentang Tuhan ada di agama.
12. Proses perkembangan jiwa yang wajar. Sepertinya Hawking capek dan frustasi dengan penyakit yang diidapnya. Hal ini mencuat karena Hawking adalah figur yang fenomenal, tetapi kita gak perlu heran. Biasaa saja lah.
13. menurut analisa, turunnya katak di dalam hujan tahun 1930an di Australia disebabkan adanya angin tornado yang membawa mahklukk seperti katak dan turun kembali berbarengan dengan hujan.
14. tidak ada sains gratis, semua harus diupayakan sendiri. Sekolah sampai S3 lalu postdoc dan baru pulang ke tanah air jika sudah mapan baik ilmu, finansial maupun jaringan. Di LN banyak kok dana yang bisa dimanfaatkan, tapi kita harus dikenal dulu.

Jam 14.30
Istirahat, fotoo tanda tangan buku AAS dan HIKARI, dan pembagian doorprize. Acara didukung oleh Intn’l Institute of Islamic Thoght, XL, Primagama, MaxBrain, Cerebrovit, Telkom, Mizan dan TVRI. Setiap peserta yang menjawab quiz harus meneriakkan jargon NO SCIENCE NO FUTURE terlebih dahulu. Jargon ini muncul di slide terakhir presentasi AAS dengan latar Einstein.

Jam 15.00
Moderator Bp Iwan Sugriwan, MSi. Presentasi pesanan panitia, Mesin Carnot Kuantum, tetapi ternyata peserta minta Masalah Abadi Hisab-Rukyat. Moderator minta terapan kuantum dalam mesin panas saja agar mahasiswa punya bayangan lebih baik tentang kuantum.

Pertanyaan:
1. kuantum yang dijelaskan tadi ada hubungannya dengan quantum ikhlas dan istilahh sejenis?
2. Mohon dijelaskan lagi, perbedaan mesin Carnot klasik dan yang kuantum. Saya masih gelap.
3. mengapa mekanika kuantum manjadi momok? Untuk apa mesin Carnot kuantum?
4. saya sudah dua kali ambil fisika kuantum, kesulitannya ada pada abstraksi. Kalau mekanika klasik kita bisa bayangkan dua balok yang diikat tali lalu dilewatkan katrol. Di dalam kuantum kita harus membayangkan apa?
5. bagaimana menghubungkan kuantum dengan cinta? Bagaimana agar saya menyintai kuantum?
6. apa ada hubungan antara psikologi dan mekanika kuantum?

Jawab:
1. saya belum pernah baca secara serius tentang quantum ikhlas, quantum teaching, quantum healing dan sejenisnya. Tapi kalau mendengan dari orang yang merasa paham tema begituan, sepertinya tidak ada hubungan kecuali kata kuantum itu telah menghipnotis dan kemudian dijadikan judul barang dagangan agar lebih laku. Selain itu, kuantum digunakan untuk menjelaskan suatu cara yang tidak lumrah lalu bersembunyi pada istilah kuantum.
2. termodinamika itu sains empirik, artinya teori diperoleh via eksperimen. Temperatur, tekanan dan volume suatu sistem diubahh, dicatat lalu dibuat grafik dan ternyata diperoleh pola yang dapat diungkapkan dalam rumusan matematik. Kita tidak tahu dan tidak peduli isi sistem itu apa. Di dalam mesin Carnot kuantum kita bahas perilaku penyusun sistem dalam hal ini partikelnya. Perilaku kuantum partikel penyusun kita uraikan dalam proses dinamika termal.
3. karena anda percaya omongan senior anda bahwa mekanika kuantum sulit. Coba anda tidak percaya cerita bahwa mekanika kuantum sulit, maka spirit dan sikap anda akan berbeda ketika menghadapi kuantum. Yang jelas, teori kuantum mempunyai matematika yang berbeda dari teori klasik yaitu hubungan nonkomutatif antara posisi dan momentum. Ini sedikit menyulitkan. Kedua, setelah diperoleh formulasi matematis orang harus memberi arti fisis. Ini juga tidak sederhana.
4. matematika dan fisika.
5. Cinta adalah konsep transenden yang bisa dirasakan setiap orang tetapi sulit didefinisikan dan barangkali tidak perlu didefinisikan tetapi harus dijalani dan sesekali diungkapkan. Cinta seringkali irasional. Kuantum sangat rasional dan menuntut kekuatan nalar dan logika yang kokoh. Agar anda menyintai kuantum
i. anda perlu melakukan transendensi atas teori kuantum. Dengan mempelajari kuantum sebenarnya anda sedang memahami jalan pikiran, kebijakan dan kehendak Tuhan pada ciptaan-Nya.
ii. Dengan anda mempelajari kuantum anda sedang menempuh jalan jalan sunyi, jalan para auliya dan para nabi. Artinya anda sedang menjadi manusia pilihan.
6. Menurut Demokritus, sedih dan gembira adalah peristiwa atomik, tergantung pada pola gerak dan interaksi antar atom. Karena tidak ada jiwa, dan yang ada hanya atomm dan ruang kosong. Ini hubungan positvistik antara jiwa dan tom, jiwa adalah kumpulan atom dan keadaan kejiwaan adalah interaksi antar atom. Dalam perspektif sains islam, mestinya harus ada hubungan antara jiwa dan atom, antara psikologi dan teori kuantum. Ini pekerjaan besar ilmuwan muslim ke depan. Tapi sebagai pendahuluan coba baca The Tao of Physics, The Dancing of Wu Li Master, New Physics and Mysticism.

Acara berakhir jam 16.45. Kehadiran Gus Pur untuk pertama kalinya di bumi Borneo ini ternyata sangat berkesan. Semoga AAS tumbuh subur di kota yang bakal menjadi ibukota propinsi Kalsel ini. Amin (a5F)





AAS dan Idhul Qurban

26 11 2010

Selasa 16 Nopember Gus Pur jadi imam dan khatib Idh di Bratang
Sedianya di terminal Bratang tetapi karena terguyur hujan satu jam sebelumnya maka area becek dan dipindah ke masjid al-Fath Jl Bratang Binangun Gg I

Isi Khutbah:

1. Makna Idhul Qurban
Qurban berasal dari qoruba-yaqrubu- qurban wa qurbaanan, artinya menghampiri, mendekati. Idhul qurban berarti kembali menghampiri dan mendekati Sang Khalik, yang secara simbolik dilakukan dengan cara penyembelihan hewan kurban seperti kambing dan sapi.
2. Kelalaian manusia khususnya pemerintah dalam aneka bencana dan antisipasinya (seperti pertanyaan saat AAS di STAIN Batusangkar)
Ada 3 kelalaian manusia khususnya para pemimpin dalam kasus musibah demi musibah yang kita alami.
I. Bila sudah tahu daerah kita bergunungg bahkan rawan gempa karena ada di wilayah sabuk gempa mestinya perguruann tinggi kita punya jurusan geofisika, geologi dan sejenisnya. Ternyata khan tidak, nah ini kelalaian pertama
II. Bila sudah tahu daerahh tertentu rawan gempa atau bencana mestinya daerah itu dikosongkan dari hunian. Ternyata khan tidak, ini kelalaian kedua
III. Bila secara umum daerah kita rawan gempa maka konstruksi rumah juga harus dirancang yang aman gempa. Ternyata khan tidak, inilah kelalaian ketiga.
Maka pemerintah harus menjadi pemerintah yang efektif karenanya harus dicintai rakyat atau masyarakatnya. Karena itu, para pemimpin harus bersikap zuhud tidak berebut dunia dan kepemilikan manusia. Masyarakat harus menguasai ilmu pengetahuan dan bekerja keras.





AAS ke-71, STAIN Batusangkar SumBar

26 11 2010

dalam “SEMINAR ON ISLAMIC EPISTEMOLOGY AND INTEGRATION OF KNOWLEDGE,
SCIENTIFIC SIGNS IN AL-QURAN AND SUNNAH”

Prodi Fisika,
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Batusangkar Sumatera Barat
Sabtu, 13 Nopember 2010

Ada dua acara
09.00-12.30 AAS
13.30-16.30 Pelatihan Penentuan Arah Kiblat

Susunan Acara Pembukaan
1. Kalam Ilahi
2. Sambutan
I. Kaprodi Fisika, Bp Marjoni Imamora, MSc.
Beliau kutip statement AAS, ”AntiSains identik dengan Anti-Tuhan”
Ii. Pembantu Ketua I, Bp Drs. Syahril Tanjung, MA.
STAIN Batusangkar dulunya adalah Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol. Sekarang punya 12 prodi dan 105 dosen tetap. Acara seminar dan lokakarya hari ini diharapkan mampu memberi motivasi dan membuka wawasan civitas akademika STAIN khususnya mahasiswa agar tidak seperti katak dalam tempurung.
Dikotomi ilmu agama dan ilmu umum diperkenalkan oleh penjajah untuk memisahkan dan menjauhkan umat dari ilmu. Orang Islam harus mempelajari semua ilmu, sebagaimana perintah Nabi saw, ”utlubil ilma min al-mahdi ila al-lahdi” meskipun ilma di sini isim mufrad tetapi bermakana segala ilmu. Seperti kata al-hamdulillah, meski alhamdu mufrad tetapi tidak ada yang mengartikan satu pujian bagi Allah tetapi segala puji bagi Allah.
3. Doa
Acara AAS dipandu ibu Novia Lizelwati, MPd.Fi. Dari jumlah hadirin bisa tikatakan tidak terlalu banyak, sekitar 150 orang. Maklum saat itu ada 4 kegiatan yang berlangsung bersamaan dan katanya semua dibuka oleh bapak Pembantu Ketua 1 STAIN Bp Drs Syahril Tanjung, MA., dan AAS yang dibuka pertama. Jumlah ini relatif bertahan sampai jam 16.30 sore. Ketika presentasi AAS sedang berlangsung, listrik sempat mati dua kali yaitu ketika sampai pada gambar jahe hidayah dan gambar celana ketat.
Selesai presentasi hanya ada dua pertanyaan yang diijinkan mengingat waktu, dan lima pertanyaan disampaikan sesuai pelatihan falak penentuan arah kiblat. Pertanyaann tersebut
1. Dunia islam secara umum anti-ilmupengetahuan tetapi ada satu negara yang menonjol dalam ilmu pengetahuan sampai bisa ngembangkan nuklir, yaitu Iran. Tetapi negaraa Islam sendiri malah ikut menjauhi Iran, bagaimana solusinya?
2. Terkait dengan bencana yang marak saat ini, agama menyatakan ini terjadi karena ulah dan kelalaian manusia sedangkan sains menyatakan negeri kita berada dalam sabuk gempa sehingga wajar terjadi. Bagaimana mendamaikan pandangan ini?
3. Dalam agama disebutkan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk lakii. Bagaimana sains menjelaskan hal ini ?
4. Sains itu sulit dan tidak menarik. Bagaimana al-Quran menceritakan tentang sains? Bagaimana caranya agar sains menjadi menarik atau kita tertarik pada sains?
5. Di buku ada sederetan angka panjang, bagaimana cara menentukan bahwa angka di hal ….itu adalah angka ganjil?
6. apakah posisi Bumi bagian selatan katulistiwa mengalami keadaan siang terus menerus dalam tanggal yang sama?
7. Apa atau bagaimana menggantikan teorii yang tadi disinggung bertabakan dengan agamag?
Jawaban atas pertanyaann tersebut
1. Bagaimanapun juga Iran adalah muslim meski syiah, mestinya kita lebih bersaudara. Kita kan bisa bersaudara dengan non-muslim mengapa tidak dengan yang muslim meski ada perbedaan politis dalam kepemimpinan pasca Rasul saw?
2. Ada 3 kelalaian manusia khususnya para pemimpin dalam kasus musibah demi musibah yang kita alami.
I. Bila sudah tahu daerah kita bergunungg bahkan rawan gempa karena ada di wilayah sabuk gempa mestinya perguruann tinggi kita punya jurusan geofisika, geologi dan sejenisnya. Ternyata khan tidak, nah ini kelalaian pertama
II. Bila sudah tahu daerahh tertentu rawan gempa atau bencana mestinya daerah itu dikosongkan dari hunian. Ternyata khan tidak, ini kelalaian kedua
III. Bila secara umum daerah kita rawan gempa maka konstruksi rumah juga harus dirancang yang aman gempa. Ternyata khan tidak, inilah kelalaian ketiga.
Kelalaian itu sepenuhnya tanggung jawab pemerintah, bahwa pemerintah telah melakukan tugas tapi khan belum seberapa dan masyarakat juga cenderung tidak percaya karena pemerintah belum mampu menciptakan kepercayaan kepada masyarakatnya sendiri. Contoh gampang, betapa tidak sedikit bantuan yang hilang tidak jelas, dan tidak ada tindakan tegas.
Di Jepang ada fenomena alam yang dahsyat berlangsung setiap tahun di musim panas dan mampu memporak porandakan perumahan dan pepohonan. Fenomena itu adalah taifu, angin topan yang menghancurkan. Menariknya, taifu yang dalam satu musim bisa muncul sampai puluhan kali ini telah diidentifikasi dengan sangat baik, taifu nomor x akan muncul di laut dengan posisi sekian derajat bujur timur dan sekian derajat lintang utara, bergerak dengan kecepatan sekian ke arah ini denga ketinggian inti taifu sekian meter. Nah, pemerintah mengumumkan dan menghentikan transportasi khususnya kereta api cepat shinkansen ketika taifu melintas daerah terkait. Akibantnya, taifu sebagai fenomena alam tidak bisa dicegah tetapi korban manusia bisa dihindari.
Selain itu, sebenarnya kita juga masih bisa memindah atau menunda bencana dengan doa seperti kisah tiga orang yang terperangkap di dalam goa yang tertutup batu besar. Mereka tidak bisa memindahkan batu tersebut meski bersama. Akhirnya mereka mencoba mengingatt kebaikan masingg, dan sedikit demi sedikit batu besar penutu goa bisa digeser dan mereka bisa keluar goa. Peristiwa di luar jangkauan nalar ilmiah.
3. Itu bukan agama, tetapi ada dalam tafsir yang berasal dari ceritaa israiliyat. Nah. Kita gak perlu bahas secara ilmiah karena dasarnya bukan agama.
4. al-Quran telah mengisyaratkan dengan 800 ayatnya tentang fenomena alam, jadi tidak seharusnya kita abaikan. Agar menjadi tertarik pada sains, baca dulu bukuu populer tentang sains, juga bukuu tentang para ilmuwan. Seperti buku Surely, You are joking Mr Feynman atau A Brief History of Time. Jangan yang teknis matematis dulu.
5. lihat angka paling belakangnya, 1, 3, 5, 7 atau 9.
6. tidak tetap, bergeser naik turun satu dua hari dalam satu tahun.
7. idealnya kita bangun teori baru secara keseluruhan, tetapi saat ini teori atom kuantum telah menolak gagasan materi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Sekarang para ahli fisika menerima konsep partikel dan antipartikel, keduanya bila ketemu bisa musnah, dan keduanya bisa berawal dari ketiadaan partikel-antipartikel.

Jam 14 pelatihan falak dimulai, ada pengantar sebentar lalu praktek di lapangan agar matahari tidak keburu condong ke barat dan tertutup awan sehingga tidak memberi bayangan. Setelah praktek sekitar setengah jam, peserta kembali ke dalam kelas mengikuti materi teori penentuan arah kiblat. Peserta menghitung dengan kalkulator yang Gus Pur bawa dari Surabaya, dan peserta enjoy serta ceria sampai akhir. Acara AAS di STAIN Batusangkar kota bersejarah 100 km dari Padang ke arah timur laut ini membuat prestasi tersendiri yaitu dengan peserta yang 90 persen mahasiswa, buku AAS dan HIKARI terjual habis 2 dus (atau sekitar 00 eksmplar) jelas merupakan rekor baru dalam penjualan buku di forum AAS yang telah ke 71 kali ini. Ini tidak lepas dari kebaikan hati bapak Marjoni Imamora MSc selaku Kaprodi yang murah hati meminjami uang kepada mahasiswa yang pengen beli buku tetapi kebetulan gak punya uang. Langkah pimpinan yang patut diteladani. Memang ada beberapa tempat yang bisa menjual lebih dari 100 eksemplat tetapi dengan audiens dewasa yang berpenghasilan sendiri. Selamat untuk STAIN Batusangkar. (RH)





AAS di FPI

14 11 2010

AAS 70
Ahad, 7 Nopember 2010
Jam 09.20 -12.20
di Kantor Pusat Front Pembela Islam (FPI)
Tanah Abang Jakarta

Jam 09.20 acara dimulai pembacaan maulid dan burdah lengkap dengan terbangannya (saya jadi teringat saat maen hadrah di Hiroshima, juga peralatan hadrah yang disimpan di lab, sekarang sudah dipindah ke gudang kali)

Hampir satu jam, setelah itu ustadz Habib Riziq beri pengantar sebelum AAS relawan FPI sudah terjun di Merapi sebelum muntahh berat sampai saat ini FPI punya beberapa titik posko dan salah satu aktivitasnya memberi masker scr gratis, satu titik rataa 4000 masker sehari maklum satu masker yg di apotik seharga Rp 1000,- di kawasan Merapi
menjadi Rp 10.000 bahkan Rp 15.000 untuk Mentawai, FPI sudah ngusulkan 1200 relawan ke dephan karena menyangkut transportasi tapi sampai saat ini belum ada respon. FPI punya pengalaman mengevakuasi 70.000 mayat tsunami Aceh, ditambah 30.000 yang hanya diangkut dan ditaruh ke pinggir jalan.

Buku AAS telah menjadi koleksi perpustakaan FPI bersama puluhan buku tafsir ilmiy lainnya, juga ratusan kitab yang ada di arena pengajian ustadz Riziq juga katakan secara eksplisit:

”kalau kajiann yg seperti ini media gak bakal liput tapi kalau kita berantem baru mereka hadir meliput tapi kita berbuat memang bukan untuk diliput, jadi gak urusanlah dengan media”

Ketika presentasi AAS berlangsung, kata jamaah yang nganter penulis ke bandara Soetta …terdapat sekitar 1000 jamaah hadir luar biasa … jamaah yang 99% mengenakan baju koko berwarna putih itu sangat serius mengikuti presentasi AAS, bahkan yang di luar berusaha berdiri karena pengen melihat langsung presentasi di dalam yang lain lihat layar di luar aula yang dindingnya adalah rakk buku/kitab.

Begitu usai presentasi dan diberi kesempatan bertanya oleh ustadz Riziq muncullah pertanyaann berat. yang tidak sesuai dengan informasi awal yang saya terima padahal saya sudah terlanjur hapus slide filsafat pertanyaannya menyinggung masalahh peran akal dan wahyu terkait dengan penyerapan pengetahuan, apa sumber pengetahuan epistemologi dan tauhid, gagasan emanasi al-Farabi, ibnu Sina dan al-Ghazali, sains baru dan Mula Sadra. dan tidak lupa pandangan Hawking yang berubah tentang penciptaan jagat raya (rasanya, temann yang underestimate pada FPI sesekali perlu hadir dalam forum mereka, benarkah pemahaman filsafat temann lebih canggih dan di atas mereka).

Begitu selesai ustadz Rizieq kembali beri catatan sekitar 30 menit bahas gagasan Zaghlul Najar …yang beberapa kitabnya sudah dikoleksi khususnya peringatannya untuk membedakan antara mukjizat ilmiah dan tafsir ilmiah, lalu juga bahas usulan penulis AAS tentang bulan purnama sebagai parameter baru awal bulan dan cerita tentang ilmu falak dengan berbagai sistem dari sulamun nayirain sampai almanak nautika ustadz Rizieq sendiri bisa ngitung dengan empat metoda dan …FPI tahun ini insya Allah shalat idh 16 Nopember kebetulan sama dengan Muhammadiyah …ditekankan …bukan ikut Muhammadiyah sayangnya pemerintah belum sidang itsbat, juga diceritakan bahwa saudi juga idh 16 Nopember.

FPI khususnya ustadz Riziq kelihatan sangat toleran atas perbedaan dalam idh, bahkan memerintahkan kepada jamaahnya agar tidak mengejek yang berbeda … dia uraikan sebab perbedaan tersebut secara sangat rinci, masingg sistem hitung dan kriterianya. Mungkin, ini informasi yang tidak kalah penting, pengajian atau ta’lim FPI bebas untuk umum termasuk bagi yang anti-FPI. Ustadz Rizieq pun menunjuk ke arah hadirin tertentu.

Juga diumumkan program FPI untuk sepekan ke depan
Rabu 10 Nopember
07.00 – 09.00 Bahasa Arab
09.00 – 11.00 Faraidh
13.00 – 16.00 Pelatihan Falak

acara ditutup doa panjang dan lama yang dipimpin oleh Habib … (maaf lupa) sepuh …





Next…

13 01 2010
Bedah Buku Sumenep

Bedah Buku Sumenep

SEMINAR SAINS AL-QUR’AN DAN BEDAH BUKU AAS

Jumat 22 Januari 2010
Jam 7.30 am – selesai
di Auditorium TMI Putra Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Tlp. (0328) 823312
Pendaftaran mulai 9-19 Januari 2010

PEMBICARA:
Agus Purwanto, D. Sc.
(Penulis buku AAS)
K.H. Ghazi Mubarok, M.A.
(Penulis, Guru, Dosen PP. Al-Amien Prenduan)





2 Days More …

29 12 2009

AAS hadir di Villa Indah mas Didik
Jatinangor
31 Desember malem sampai ngantuk
ngrumpi habis
bersama Keluarga Besar Alumni Ganesha 17
alias Alumni Masjid Salman ITB
dan keluarganya

(suatu hari,
seorang teman usul pada saya
“sampeyan gawe lagu singkat nggo AAS, ngko ta’buatkan aransemene.
lagu iki distel sa’durunge diskusi AAS”
ide yang bagus
sama seperti ide untuk buat film berangkat dari AAS
karena bagus, saya respon

malem tahun baru
yang bisa maen guitar, sebaeknya bawa guitar
untuk nuntaskan lagu AAS

bagaimanapun juga
AAS tidak saja memuat sains eksakta dan filsafat tetapi disampaikan agakk sastra,
sedikit nyeni
selain tentunya juga ada agitasi ala Soekarno)





AAS di Seminar Nasional The Magic of Science, From the Qur’an Revealed

29 12 2009

Forum Kajian Islam, FMIPA
Universitas Brawijaya Malang
9 Mei 2009

Sekitar 200 mahasiswa dan dosen dari universitas yang ada di kota bunga Malang hadir
di acara semnas ini.





Lokakarya Astronomi dalam AAS

29 12 2009

Sabtu, 2 Mei 2009
08.30-13.00
Lokakarya Astronomi dalam AAS
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijogo Yogyakarta

Acara ini diselenggarakan sebagai kelanjutan pertemuan AAS sebelumnya, 4 Maret 2009 di Aula FST UIN Yk. Pertemuan kali ini membahas bagian khusus dari isi AAS yaitu bagian astronomi yang merupakan bagian cukup krusial di Muhammadiyah sebagai pelopor pengguna hisab dalam penentuan awal bulan qamariyah. Aspek astronomi hisab-rukyat dibahas cukup lengkap di dalam lokakarya ini.

Beberapa pertanyaan mencuat di sesi diskusi pertama.
1. Fauzi, mhs jurusan matematika. Bagaimana hubungan antara sains dan islam? Bagaimana dimensi 4 menurut filsafat matematika?
2. Erwin. Apa beda bab terakhir AAS dengan karyaa Harun Yahya? Bagiamana bintang mati? Bagaimana alam semesta tanpa pusat?
3. Amin Abdullah, mahasiswa. Jahe adalah gambaran untuk minuman di Surga. Mengapa ditafsir secara material bukan secara metafisis filosofis? Bagaimana dengan kafuura? Demikian juga dengan bintang dihapus, mengapa hanya dibahas sisi
materialnya?

Diskusi sesi kedua
1. bagaimana sifat matematika terkait dengan alam? Apa semua fenomena alam dinyatakan di dalam al-Qur’an?
2. Thoyib. Mengapa isra’mi’raj ditafsirkan secara fisis? Apa implikasi terhadap jiwa dan jasad Rasulullah saw? Bagaimana dengan prediksi kiamat tahun 2013?

Diskusi sesi ketiga
1. Deden Taryana. Mengapa laboratorium neutrino berada 1 km di bawah permukaan tanah? Bagaimana pemotretan yang menghasilkan galaksi pipih? Apa ini bukan sekedar
imajinasi astronom? Apa pusat galaksi adalah lobang hitam (black hole)? Apa
penyebab blackhole?
2. Bagaimana hadits dan kesesuaian bulan terbelah?





Dwi Tunggal Gerakan Ilmu

17 12 2009

Anak kandung AAS yaitu al-Qur’an al-’alim telah beredar di toko buku sejak Oktober lalu. Satuunya dan pertama di Indonesia (saya mestinya protes pada Mizan, mestinya satuunya dan pertama di dunia). al-Qur’al Ilmu Pengetahuan …

Kabar terbaru dari Mizan “Metoda HIKARI: Arab Gundul Siapa Takut?” telah naek cetak. Akhir desember selesai. Awal Januari didistribusi dan 10 Januari telah siap di pasaran.

AAS dan Metoda HIKARI
Dwi tunggal untuk gerakan ilmu di kalangan muslim, khususnya muslim kampus. wa bil khusus alal khusus muslim kampus eksakta.

Kajian Islam menuntut pemahaman minimum bahasa Arab, kaidah nahwu sharaf. Tanpa itu, gerakan ilmu Islam akan compang-camping dan tambal sulam. Metoda HIKARI menawarkan jalan efektif bagi para otodidakers. Selebihnya, contohh praksis menyelam dan berenang di samudra al-Qur’an ada dalam AAS, Ayat-Ayat Semesta.

Jalan Ilmu, jalan sunyi dan terjal
jalan ilmu adalah jalan para nabi …





Coming Soon: “Ayat-Ayat Semesta dan Kiamat 2012″

17 12 2009

AAS_44 di aula Fakultas Kedokteran Univ. Udayana Denpasar, “Nature and Spirituality in the Koran’s Prespective”, menyentak sekitar 200 hadirin yang terdiri dari komunitas Hindu Bali, orangg India yang studi di Bali serta beberapa orang bule dan dimoderatori mantan rektor Unud.

Mereka tidak mengira jika al-Qur’an juga bercerita tentang gunung yang bertasbeh, ombak yang berdebur, purnama yang menyentuh horison yang menggelerokan jiwa, lebah yang tidak sekedar menyengat, semut yang tidak hanya berebut gula, melainkan mengajak manusia menyatu dengan Sang Grand Designer.

Tapi itu telah lewat. Yang akan datang

Ahad 20 Desember 2009
jam 10.00-12.00
AAS akan tampil ke-45
dengan tema
“Ayat-Ayat Semesta dan Kiamat 2012″
di Masjid Mujahidin Jl Sancang no 6 Bandung





The Miracle of AAS_44 : Denpasar (2)

16 12 2009

Ketika moderator membacakan judul presentasiku
Aku merasa “tersudut” dan “tidak disukai”
Aku merasa salah tempat
Judul Nature and Spirituality in the Koran’s Perspective adalah usulanku
Bukan permintaan panitia

Kukarangg sendiri, yang masih ada kaitan dengan bidangku dan tema seminar spiritualitas
Bahkan di pamflet,
Ditulis: Universe and Spirituality

Jadi aku memulai presentasiku dengan perasaan “presentasi tambahan”
“Presentasi selingan” untuk pantessan…
Karena ga nyingung Bhagawat Gita blas …

Andai presentasi di sesi kedua
Ceritanya jadi lain
Bisa full Bahasa Indonesa
Karena semua narasumbernya native orang Bali
dan hadirin bule banyak yang sudah tidak ada lagi…





The Miracle of AAS_44 : Denpasar

16 12 2009

Sedikit review AAS-44 di Aula Fakultas Kedokteran Unud Denpasar.

Acara berlangsung Sabtu 21 Nopemmber 2009. Bukan khusus untuk AAS, tetapi AAS memang hadir dengan misi khusus agar mereka tahu apa itu Islam dan al-Qur’an. Agar mereka tak hanya terfokus pada Bali Bombing.

Acara itu sendiri sebenarnya adalah acara rutin tahunan dari Indonesia Bhaktivedanta Institute. Tahun lalu ana juga diundang di sana.

Tahun ini tema seminar adalah
Spirituality and Human Life, tepatnya International Seminar on Spirituality and Human Life
.
Ada 8 narasumber.

Jujur ana sempat grogi alias tidak pede kkarena beberapa alasan. Tidak sempat buat makalah, datang terlambat karena pesawat Sby-Denpasar penuh dan baru berangkat Sabtu pagi, dan yang utama presentasi dalam bahasa apa? Bahasa Inggris ?!? Alamak …ana belum punya banyak istilah tentang spiritualitas!

Begitu sampai lokasi, ana dapat info bahwa ana presentasi di sesi pertama. Wuik… Ini keruntuhan jiwa yang pertama, sebab info sebelumnya jadwalku diundur siang karena berangkat Sabtu. Ketika masuk aula, acara baru dimulai. Ruang penuh, sambutan pakek basa Inggris …Ini keruntuhan jiwaku yang kedua.

Aku coba menenangkan diri sambil nggarap power point. Acara dimulai dengan kuliah dari ketua komunitas Bhaktivedanta Internasional. Kuliah dalam basa Inggris dan langsung diterjemahkan dalam basa Indonesia oleh
moderator. Aku lega… Kalau begitu ana presentasi pakek basa Indonesia biar moderator yang nerjemahkan ke basa Inggris.

Sesi pertama mulai…
Moderator bacakan narasumber di sesi ini. Semua orang asing kecuali aku, ciut lagi jiwaku.

Presentasi pertama,
The Origin of Life: What Does Bhagavatgita Say?
Prof. P. Gaurisankar, orang India Malaysia, presentasi dengan pede dalam bahasa Inggris yang tak terputus.

Presentasi kedua,
Man, Mind and Consciousness
oleh Deva Natha Acarya, dari Singapore. Dengan jenggot panjang dan
penampilan surban serta jubah khas Hindu, juga dalam basa Inggris, (bukan madura !!!)

Tiba giliranku,
Nature and Spirituality in the Koran’s Perspective. Untuk menenangkan diri aku berapologia dulu
mau presentasi pake bahasa Inggris tapi dimix Bahasa Indonesia (tapi itu sudah kusampaikan dalam em>english loh..). Tentu misi khusus juga kusampaikan, islam tidak identik dengan bom!!!
Tapi kaya nuansa …
Bahkan kami juga berfikir sains islam …
Aku pun mulai presentasi. Sempat terputus, karena mikir basa inggrisnya “beberapa tahun lalu”. setelah disela sedikit basa Indonesia, lancar lagi basa Inggris.

Presentasi keempat
Scientific Dimension of Bhagavatgita,
Mukunda Madhava dari Bombay India…

Dag…
dig…
dug.

..
the miraclenya begini:

1. Ternyata basa Indonesianya ga keluar, aku presentasi 99,99% dalam english
2. Begitu ana selesai, ruangan bergemuruh oleh tepuk tangan padahal tidak untuk dua narasumber sebelum ana.
3. Ketika tanya jawab atau diskusi semua nara sumber duduk di depan. Semua penanya memulai pujian dan pengakuan excited serta tercerahkan dari presentasi ana.
4. Semua pertanyaan baik lokal maupun bule yang semua juga dalam english. Hanya ditujukan pada ana.

Ada juga pertanyaan yang berat satu di antaranya, apa filosofi orang islam menyembelih dan makan daging sapi?
Padahal sapi kan diminum air susunya, artinya sapi seperti ibu kita. Sehingga orang islam bagai makan daging ibunya. Apa filosofinya?

Karena khawatir mempertajam perbedaan, saya dibisiki moderator agar tidak dijawab. Dan pertanyaan itu dijawab oleh narasumber dari Malaysia …

Moderator tidak mau membuat kesimpulan. Tetapi menurutnya ada satu statement yang sangat menarik, ia kutip presentasiku “God is not retired”.

Ruangan kembali bergemuruh dengan tepuk tangan. Jelas tidak terdengar teriakan Allahu Akbar

.





“Dorama” AAS

16 12 2009

Selingan di Tengah Laga Cicak Vs Buaya

Pertarungan Cicak lawan Buaya kian seru saja. Para aktor tampak semangkin kalap. Latihan peran mereka tidak siaa. Para penonton yang umumnya awam pun cuma clingak clinguk kanan-kiri, atas-bawah, dag dig dug dada berdegup dan tetap bergumam,“Negeri ini mau diapakan?”

Pertunjukan drama horor Cicak vs Buaya silahkan dilanjut. Honor sudah terlanjur cair, jadi tak ada kata permainan berhenti di tengah jalan.

Penonton yang jenuh dan mau cari selingan hadir di Drama AAS :
Ahad 15 Nopember 2009
Jam 05.30 – 07.00
di Komplek Perguruan Muhammadiyah
Jl Raya 138 Ngadiluwih Kediri

Ayat-Ayat Semesta menunggu Hikari yang rencananya terbit akhir Nopember lalu membuat gerakan Ngaji Tingkat Lanjut Boso Arab dan Baca Arab Gundul… dan selanjutnya Gerakan Ilmu Berbasis Wahyu








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.